Jakarta (KABARIN) - Mantan juara dunia kelas berat (di atas 90,7kg) World Boxing Council (WBC) Deontay Wilder menghadapi Derek Chisora pada 4 April mendatang di London, Inggris, untuk membuka peluang melawan juara Oleksandr Usyk.
"Wilder tahu bahwa hanya kemenangan telak yang akan membawanya ke jalur menuju kesempatan melawan juara Oleksandr Usyk," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Wilder meraih gelar juara dunia kelas berat WBC setelah mengalahkan Bermane Stiverne pada Januari 2015. Petinju Amerika Serikat itu mempertahankan gelar juara sebanyak 10 kali sebelum kehilangan gelar saat kalah melawan Tyson Fury pada Februari 2020.
Wilder, pemilik salah satu pukulan kanan paling dahsyat di dunia tinju, tiba di tanah Inggris dengan kebutuhan mendesak untuk membungkam orang-orang yang meremehkannya.
Setelah kekalahan dalam dua laga terbarunya melawan Joseph Parker dan Zhilei Zhang, petinju berjuluk "The Bronze Bomber" itu bertekad mencetak kemenangan telak untuk membuka jalan menghadapi Oleksandr Usyk yang memegang sabuk juara kelas berat WBA, WBC, dan WBO.
Wilder akan naik ring membawa pengalaman yang tercermin dalam rekornya yakni 43 kemenangan (42 KO), empat kekalahan, dan satu seri.
Lawan yang akan menjamunya adalah Derek Chisora, petinju veteran yang memiliki rekor 34 kemenangan (23 KO) dan 13 kekalahan.
Setelah meraih kemenangan beruntun melawan nama-nama seperti Kubrat Pulev dan Gerald Washington, petinju tangguh asal Inggris itu berupaya menutup pertarungan ke-50-nya dengan gaya yang megah di hadapan para pendukungnya di kandang sendiri.
Chisora telah mengisyaratkan akan meningkatkan taruhan emosional pada malam yang menjanjikan menjadi momen bersejarah.
Pertandingan besar yang akan disiarkan secara global oleh DAZN itu akan menampilkan pertarungan yang menjanjikan aksi sejak bel pembukaan.
Sejumlah kartu pertandingan lain yang akan mengisi acara yang menandai debut promosi Misfits Boxing Pro yakni Viddal Riley lawan Mateusz Masternak di kelas penjelajah, Denzel Bentley lawan Endry Saavedra di kelas menengah, Ashton Sylve lawan Rail Galaviz di kelas ringan super, dan Matty Harris melawan Franklin Ignatius di kelas berat.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026